Archive for March, 2005

Easter holiday

Tuesday, March 29th, 2005

Hola
semalem gue baru balik dari Belgium, lumayan 3 hari liburan sambil window shopping hehehe, gue ke Brugge, Ostende dan tidur di Torhout. Tapi begonya gue lupa bawa passport, udah nyampe Aachen gue baru sadar kalo passport ketinggalan ya udah yg ada sepanjang perjalanan gue jadi parno gitu tiap liat Polisi, takuti ditangkep boo… tapi akhinya gue selamat pulang pergi tanpa passport hehehe
seperti biasa, Belgium penuh dengan bangunan-bangunan tua yg menarik banget, gak rugi dech gue sering-sering kesono, lebih banyak kota yang gue datengin di Belgium dan Italy dari pada di Jerman.
gak lupa gue makan Belgian waffel dan Belgian fries yang terkenal itu…yummy banget gila trus pas mau balik beli Belgian Praline 1 kg buat gue dan 1,5 kg buat dibagi-bagiin ama keluarga gue yg di Jerman.
tapi tetep namanya orang Indonesia kalo gak ketemu nasi bisa gila, jadi gue cari-cari asian restaurant yang enak, kebetulan ketemu Chinesse resto di Ostende pas di pantainya jadi view-nya kelaut, duduknya di lantai atas, jadi pemandangannya lebih bagus… hihihi ngimpi aja gue ya… ngaku nih gue, pas gue ke Ostende lagi mendung banget dan kabutnya tebel luar biasa… boro-boro bisa liat laut, boat-boat yg parkir di harbour aja gue gak bisa liat hahahha… dasar sial.
Tapi acara shopping jalan terus, mendung dikit gak pa-pa, tapi dasarnya gue lagi gak mood shopping jadi gue cuma beli sedikit buat gue ama ponakan gue yg mau ultah, nyari-nyari kado buat adik ipar gue yg mau ultah juga gak ketemu. Yg biasanya laki gue doyan banget belanja kali ini dia sama sekali gak beli, gue beliin aja dia sunglasses biar dia seneng, malah temen gue ama suaminya yg tadinya cuma mau nganterin gue shopping malah mereka yg shopping banyak…uuuhhh dasar!!!
Gue sempet ke Basilica of the Holy Blood. kenapa di sebut Holy Blood Church? As the name suggests this very old church is said to be home to a few drops of Christ’s blood. darahnya disimpen di semacem peti kaca lonjong kayak kapsul gitu, ditaro di altar yang dijaga sama seorang Uskup atau Pastor gitu (sorry kurang ngerti soalnya gue bukan Katolik)
gue sempet berdoa nyalain lilin.
gitu aja dech ceritanya, ntar fotonya gue publish, tapi gak sekarang, soalnya fotonya banyak yg belum gue download dari camera.

BETE

Monday, March 21st, 2005

aku bosan
bosan dengan kesendirianku
aku bosan dengan diamku
aku tidak punya hidup disini

aku benci
aku benci tempat ini
tempat ini angkuh
tempat ini tidak tersenyum

aku mau pulang
aku mau pulang ke kampung halamanku
aku rindu kampungku

part of my old story

Monday, March 21st, 2005

Dia tersenyum bahagia, sang idola telah menjadi miliknya, semua bagai mimpi…. dia tidaklah sangat cantik (cantik dikit dech) tapi mengapa sang idola mau menjadi pacarnya???, telefon berdering setiap malam, sang idola selalu menelfonnya, film-film romatis tak pernah absen mereka kunjungi di bioskop, sang idola begitu baik dan sayang padanya…. tapi sang idola tidak hanya baik padanya tetapi dengan beberapa perempuan lain…. dia menangis… sang idola menghianatinya…. dia memilih untuk berjalan sendiri dan meninggalkan sang idola…. tapi sang idola terus mengejarnya dan memintanya untuk kembali… rasa cinta yang terlalu dalam membuatnya menerima sang idola kembali… hari-hari berjalan seperti sedia kala, keromatisan hubungan telah membuatnya buta…. tapi ternyata sang idola menghianatinya lagi…. dia meninggalkannya…dia meninggalkan sang idola untuk kedua kalinya…. bulan demi bulan dia jalani sendiri tapi bayangan sang idola tak pernah hilang sampai akhirnya sang idola memintanya kembali…. dan dia tetap buta, dia tetap menerima sang idola kembali…. ahhh…. dia berfikir mungkin ini adalah yg terakhir, sang idola tidak akan menghianatinya lagi untuk kesekian kali…. tapi… sang idola kembali melakukannya, rasa sakit 3 kali dihianati telah merubah dia menjadi marah dan benci…. sang idola adalah lelaki busuk yang tidak akan pernah kembali lagi padanya…. Dia adalah idola banyak orang, sederet prestasi telah diraihnya, ketenaran telah membuatnya merasa hebat dan berbuat seenaknya…. dikala bintang sang idola meredup, sang idola baru akan menyadari kalau dirinya telah menyia-nyiakan cinta tulus seorang "Dia"

Virus gembel

Monday, March 21st, 2005

Tiba-tiba saja dia terserang virus jatuh cinta yg amat berbahaya…. darimana datangnya virus itu? sesosok cowok amburadul dengan rambut acak-acakan dan gayanya yang sama sekali tidak menunjukan ke-keren-an, sepatunya pun sudah compang-camping gak karuan…. tapi kenapa mahluk gaya gembel ini bisa menularkan virus jatuh cinta?
itulah yang namanya virus tidak pandang bulu bisa menyerang siapa saja.
Dia sendiri pun bingung bagaimana bisa dia jatuh cinta dengan cowok yang sama sekali tidak menarik? semua temannya protes, bilang kalo mata dia udah terbalik kebelakang sampe bisa tertarik sama gembel jelek itu. Tapi dia tidak perduli, gembel itu tetap menari-nari di hatinya….
tapi semua itu cuma ada dalam hatinya, karena dia teralu pengecut…..

Paella Valenciana

Tuesday, March 15th, 2005

Paellavalenciana_3

Paella:

  • 30 cc minyak sayur
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 10 gram bawang  bombay,  cincang
  • 200 gram daging ayam, potong sedang
  • 50 gram udang sedang, kupas
  • 50 gram cumi, iris tipis bentuk cincin
  • 50 gram ikan kakap, potong dadu ukuran 2 cm
  • 50 gram kerang kampak, potong jadi 2
  • 30 gram asparagus, iris serong tipis
  • 30 gram kacang polong
  • 30 gram buncis
  • 15 gram paprika merah, potong bentuk korek api
  • 15 gram paprika hijau, potong bentuk korek api
  • 15 gram paprika kuning, potong bentuk korek api
  • 300 gram beras
  • 1 sendok
    teh saffron
  • 250 cc saus tomat
  • 800 cc kaldu ayam
  • 1 sendok
    teh merica bubuk
  • 1 sendok
    teh garam

 

Pelengkap:

  • 3 sendok
    makan minyak
  • 10 gram bawang putih, cincang halus
  • 50 gram kerang hijau
  • 50 gram kerang putih
  • 100 cc kaldu ayam

 

Cara membuat

  1. Paella:
    panaskan minyak sayur, lalu masukkan bawang putih dan bawang  bombay tumis hingga harum dan layu.
  2. Masukkan
    daging ayam, udang, cumi, ikan kakap, kerang kampak, asparagus, kacang polong,
    buncis, paprika merah, paprika hijau, dan paprika kuning, aduk rata, lalu tumis
    hingga harum dan layu.
  3. Tambahkan
    beras, saffron, saus tomat, kaldu ayam, merica bubuk, dan garam, aduk rata,
    lalu masak sambil sekali-sekali diaduk hingga kaldu ayam terserap habis,
    angkat.
  4. Panggang
    dalam oven (180 derajat Celsius, 30 menit) hingga matang, angkat.
    Pelengkap: panaskan minyak, lalu masukkan bawang putih, tumis hingga harum dan
    layu.
  5. Masukkan
    kerang hijau, kerang putih, dan kaldu ayam, aduk rata, lalu masak hingga matang
    dan kaldu ayam terserap habis, angkat.
  6. Tuangkan
    pelengkap di atas paella hingga rata, lalu sajikan.

Ukuran
porsi: 4 orang

 

Rindergulasch (Beef Goulash)

Tuesday, March 15th, 2005

My fav. German food… yummy

3 tablespoons vegetable oil
1 lb round
steaks, Cubed
3 medium onions, Chopped
½ teaspoon salt
¼ teaspoon pepper
½ teaspoon garlic salt
1 teaspoon paprika
¼ teaspoon sugar
2 cups water, Hot
1 tablespoon unbleached flour
¼ cup water, Cold  

  • ½ cup cream, Heavy Heat vegetable oil in a large fry pan or Dutch oven.
  • Add meat cubes and brown well, approximately 10 minutes.
  • Stir in onions; cook until soft.
  • Sprinkle with salt, pepper, garlic salt, paprika, and sugar.
  • Blend thoroughly.
  • Pour in hot water; cover and simmer gently about 1 1/2 hours.
  • In a small jar or container, shake or blend flour with cold water.
  • Be sure to break up all lumps.
  • Add to meat about 7 minutes before the end of the cooking time.
  • Stir constantly until sauce is thickened and bubbling.
  • Remove from heat; stir in cream.
  • Serve with noodles, accompanied by a tomato salad if desired.

 

Getting started

Tuesday, March 15th, 2005

Hiya….
this is my blog…
because i like cooking i will put some my favourite recipes here fell free to try the recipe and dont blame me if the food not tasty… maybe its because you cannot cook :p
most of the recipes are in indonesian, and also most of them are indonesian food